BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Nusantara

Bakamla dan Warga Bersihkan Material Longsor di Akses Kampung Makoa, Sitaro

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Bakamla Bersama Warga Pulihkan Akses Jalan Kampung Makoa

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melakukan aksi bersama masyarakat setempat untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan menuju Kampung/Desa Makoa di wilayah Sitaro. Upaya ini dilakukan menyusul terjadinya banjir yang menyebabkan timbunan tanah dan material lain menutup jalur vital bagi mobilitas penduduk.

Longsoran yang menutupi akses utama menyebabkan gangguan pada kegiatan sehari-hari masyarakat. Dengan berkoordinasi bersama warga, tim dari Bakamla melaksanakan pembersihan material untuk membuka kembali jalan yang terhalang. Kegiatan ini bertujuan agar arus transportasi, distribusi kebutuhan pokok, dan aktivitas sosial ekonomi di kampung dapat kembali berjalan seperti semula.

Pembersihan akses dilakukan secara bergotong-royong antara personel Bakamla dan warga setempat. Kerja sama ini memperlihatkan respons cepat setelah banjir merusak kondisi infrastruktur lokal. Pemulihan akses dianggap prioritas untuk mengurangi dampak lanjutan terhadap masyarakat yang terdampak bencana tersebut.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sebagian material longsor menumpuk di titik-titik yang membuat jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Dengan upaya pembersihan bersama, jalur tersebut secara bertahap dibersihkan sehingga memberikan ruang bagi lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan kecil untuk melintas kembali. Langkah-langkah ini juga membantu mempercepat penyaluran bantuan dan kebutuhan mendesak ke warga yang memerlukan.

Sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat lokal menjadi kunci dalam menanggulangi dampak bencana yang bersifat mendadak. Kehadiran tim Bakamla di lokasi tidak hanya mendukung upaya pembersihan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kelancaran operasi di lapangan. Partisipasi warga menunjukkan pentingnya peran komunitas dalam mitigasi bencana skala lokal.

Setelah pembersihan awal, akses jalan diharapkan dapat digunakan kembali meskipun mungkin diperlukan penanganan lanjutan untuk memperbaiki kerusakan permanen jika ada. Pemulihan total jalur transportasi biasanya melibatkan langkah perbaikan infrastruktur yang lebih mendalam, namun tindakan darurat seperti yang dilakukan oleh Bakamla dan warga segera mengurangi gangguan yang paling mendesak.

Peristiwa ini menjadi pengingat tentang kerentanan akses transportasi di daerah rawan cuaca ekstrem dan pentingnya kesiapsiagaan serta kerja sama antar pihak saat bencana terjadi. Penanganan cepat terhadap material longsor menjadi langkah awal untuk mengembalikan aktivitas normal serta menjaga keselamatan masyarakat di kampung terdampak.

Catatan: Foto terkait kegiatan pembersihan menunjukkan proses kerja bersama antara petugas dan warga dalam membersihkan material longsor yang menutup akses jalan menuju Kampung/Desa Makoa.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wapres Gibran Borong Ikan Baronang, Ikan Panjang, dan Sayuran di Pasar Biak Numfor

13 Januari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News

BGN: 2.674 Orang dari Kelompok 3B Terima MBG di Manokwari

13 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir di 8 Kabupaten/Kota Banten, BPBD Perkuat Penanganan

12 Januari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Bupati Bantul Sebut Gerai Kopdes Merah Putih Sedang Dibangun

12 Januari 2026 - 19:00 WIB

ANTARA News

Hujan Deras Picu Banjir, Akses Perbatasan Sanggau-Malaysia Terputus

12 Januari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News
Trending di Nusantara