Menhub: DIY Masuk Empat Besar Tujuan Libur Lebaran, Proyeksi 8,2 Juta Pergerakan Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis Penjara Seumur Hidup Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana BoP, RI Minta Solusi Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Otomotif

China Wacanakan Kewajiban Kontrol Fisik pada Mobil dan Pengurangan Layar Sentuh

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

MIIT Tiongkok Usulkan Aturan Kontrol Fisik di Kendaraan

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) melaporkan rencana untuk memberlakukan persyaratan baru terkait mekanisme kontrol pada mobil. Dalam draf kebijakan yang diusulkan tersebut, MIIT berencana mewajibkan penggunaan kontrol fisik pada kendaraan dan mengurangi ketergantungan pada layar sentuh.

Rencana ini menunjukkan pergeseran kebijakan terhadap tata letak dan antarmuka kendali dalam mobil. Meskipun detail teknis dan cakupan aturannya belum dipublikasikan secara lengkap, inisiatif dari MIIT tersebut menandai perhatian pemerintah terhadap bagaimana fungsi kendaraan dikendalikan oleh pengemudi dan penumpang.

Pengumuman dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi ini menegaskan bahwa ada dorongan kebijakan untuk meninjau kembali desain antarmuka pada kendaraan modern. Upaya pengurangan layar sentuh dalam kabin kendaraan merupakan bagian dari wacana yang kini sedang diangkat oleh otoritas terkait.

Berita tentang rencana tersebut menarik perhatian pelaku industri otomotif dan pengamat teknologi, karena menyentuh aspek desain produk yang selama beberapa tahun terakhir banyak berubah akibat masuknya teknologi digital ke dalam kendaraan. Perubahan kebijakan ini akan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh produsen saat merancang panel kontrol dan fitur dalam mobil.

MIIT adalah kementerian yang selama ini menangani kebijakan industri dan teknologi di Tiongkok, termasuk sektor otomotif. Inisiatif semacam ini biasanya melalui proses perumusan dan konsultasi sebelum menjadi aturan yang mengikat. Saat ini, rincian terkait jadwal implementasi, ruang lingkup persyaratan teknis, dan mekanisme pengawasan terhadap kepatuhan belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang.

Bagi konsumen dan produsen, perubahan semacam ini dapat berdampak pada rancangan interior kendaraan serta pengalaman pengguna. Namun, sampai kebijakan final diterbitkan, baik industri maupun publik akan menunggu kepastian mengenai ketentuan lengkapnya. Langkah MIIT ini menjadi bagian dari langkah-langkah regulasi yang dapat mempengaruhi standar desain kendaraan di Tiongkok.

Gambaran umum dari usulan yang dikeluarkan oleh kementerian menunjukkan fokus pada alat kendali yang bersifat fisik, sementara peran layar sentuh akan dibatasi. Bagaimana pengaturan tersebut nantinya diintegrasikan ke dalam persyaratan teknis atau standar keselamatan kendaraan masih menjadi hal yang menunggu kejelasan dari dokumen resmi berikutnya.

Sampai pengumuman resmi mengenai ketentuan rinci dirilis, informasi yang tersedia terbatas pada niat MIIT untuk mengatur kembali penggunaan antarmuka kendali di dalam mobil. Perkembangan lebih lanjut mengenai langkah ini akan menjadi hal yang penting bagi pembuat kebijakan, produsen otomotif, serta pengguna kendaraan di Tiongkok.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia

19 Februari 2026 - 20:30 WIB

ANTARA News

Audi Perkenalkan SUV Listrik E7X untuk Public di Beijing Auto Show 2026

17 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Maextro S800 Jadi Sedan Mewah Terlaris di China pada Januari 2026

14 Februari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

DFSK Tegaskan Indonesia sebagai Pilar Produksi Utama untuk Pasar Asia Tenggara

11 Februari 2026 - 09:30 WIB

Permintaan EV Meningkat di Daerah, BYD Perluas Jangkauan ke Luar Pulau Jawa

8 Februari 2026 - 21:30 WIB

ANTARA News
Trending di Otomotif