DVI Polda Jawa Barat Identifikasi 80 Jenazah Korban Longsor di Cisarua
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat menyatakan telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 80 jenazah korban bencana longsor di wilayah Cisarua. Langkah identifikasi ini menjadi bagian krusial dalam penanganan pascabencana, terutama untuk memastikan identitas korban dan memberikan kepastian bagi keluarga.
Pernyataan mengenai jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi itu disampaikan oleh pihak terkait, yang menunjukkan upaya intensif tim identifikasi dalam menangani dampak tragedi longsor tersebut. Identifikasi jenazah merupakan salah satu tahap penting yang biasanya dilakukan segera setelah proses evakuasi dan pencarian selesai, demi mempercepat proses administrasi kematian dan penyerahan jenazah kepada keluarga.
Peran tim DVI pada insiden seperti ini meliputi berbagai tahapan yang berfokus pada verifikasi dan pencocokan identitas korban. Kegiatan identifikasi berkontribusi pada pemulihan prosedural setelah bencana, dan hasilnya sering kali digunakan untuk kepentingan administrasi, catatan resmi, serta membantu keluarga memperoleh kepastian tentang nasib orang yang mereka kasihi.
Pentingnya proses identifikasi tidak hanya bersifat administratif. Bagi keluarga korban, mengetahui identitas jenazah memberikan ruang untuk berduka, proses pemakaman, serta penyelesaian urusan hukum dan kepemilikan. Selain itu, hasil identifikasi juga menjadi bagian dari dokumentasi resmi yang berguna bagi upaya evaluasi dan pembelajaran dalam manajemen bencana di masa mendatang.
Sementara itu, pelaksanaan identifikasi umumnya melibatkan koordinasi antara berbagai pihak terkait untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai prosedur. Penanganan jenazah pascabencana menuntut kehati-hatian agar hak-hak korban dan keluarga tetap dihormati serta informasi yang disampaikan akurat.
Jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi hingga saat ini mencapai 80, sebuah angka yang mencerminkan besarnya dampak bencana longsor di kawasan Cisarua. Perkembangan lebih lanjut mengenai proses penanganan korban dan langkah-langkah berikutnya biasanya akan disampaikan oleh instansi terkait seiring berjalannya proses administrasi dan koordinasi dengan keluarga korban.
Upaya identifikasi oleh DVI Polda Jawa Barat merupakan bagian dari rangkaian respons penanggulangan bencana yang lebih luas. Ketika kondisi darurat mulai dikelola, perhatian beralih ke pemulihan, klarifikasi identitas, dan pemenuhan kebutuhan keluarga korban. Keberhasilan identifikasi membantu menjawab salah satu kebutuhan paling mendesak pascabencana: mengetahui nasib orang yang hilang.
Publik dan pihak berkepentingan diharapkan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang untuk mendapatkan perkembangan terbaru terkait proses identifikasi dan penanganan jenazah korban longsor di Cisarua.
Foto: ANTARA News






