Menhub: DIY Masuk Empat Besar Tujuan Libur Lebaran, Proyeksi 8,2 Juta Pergerakan Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis Penjara Seumur Hidup Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana BoP, RI Minta Solusi Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Ekonomi

Harga Cabai Merah Besar dan Bawang Merah di Pasar Induk Kramat Jati Naik

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Harga Cabai Merah Besar dan Bawang Merah Kembali Merangkak Naik

Di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, dua komoditas pangan utama yakni cabai merah besar dan bawang merah dilaporkan mengalami kenaikan harga. Pergerakan harga ini menarik perhatian pelaku pasar dan konsumen karena kedua bahan tersebut termasuk kebutuhan pokok dalam penyusunan makanan sehari-hari.

Perubahan harga yang terus berlangsung

Kenaikan harga pada cabai merah besar dan bawang merah berlangsung secara bertahap. Meski tidak semua detail angka disampaikan dalam laporan awal, tren menaik tersebut mencerminkan perubahan kondisi di pasar grosir yang menjadi titik distribusi bagi pedagang eceran dan peritel kecil.

Dampak bagi rantai pasokan dan konsumen

Kenaikan harga komoditas pangan pokok seperti cabai dan bawang bisa berdampak pada biaya pembelian konsumen akhir dan pengeluaran rumah tangga. Perubahan harga di tingkat pasar induk umumnya akan tercermin pada harga jual di pasar tradisional dan toko eceran, walaupun besaran dan timing perubahan bisa berbeda-beda antar penjual.

Perhatian pelaku pasar

Pedagang di pasar induk dan eceran biasanya memantau pergerakan harga harian untuk menyesuaikan strategi pembelian dan penjualan. Kenaikan yang berlangsung bertahap memberi waktu bagi pelaku usaha untuk menilai stok dan melakukan penyesuaian harga, namun bagi konsumen perubahan tersebut tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan anggaran belanja.

Pemantauan dan informasi lebih lanjut

Laporan mengenai kenaikan harga ini menjadi sinyal bagi pihak terkait untuk terus memantau dinamika pasokan dan harga di pasar induk. Informasi yang akurat dan up-to-date dari pasar akan membantu pelaku usaha dan konsumen menyikapi perubahan harga dengan lebih baik.

Perkembangan lebih lanjut mengenai tren harga di Pasar Induk Kramat Jati dan dampaknya terhadap pasokan pangan di tingkat ritel diharapkan dapat diketahui melalui pemantauan berkelanjutan serta laporan pasar selanjutnya.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 431,7 Miliar Dolar AS pada Triwulan IV 2025

19 Februari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Prabowo Paparkan Strategi Pemerintah Untuk Menjaga Stabilitas Ekonomi Saat Bertemu Pebisnis AS

19 Februari 2026 - 09:00 WIB

ANTARA News

Ringkasan Ekonomi Rabu: 1.000 Kopdes Merah Putih dan Sorotan pada Status Persero Antam & PTBA

19 Februari 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Sidak Pasar Jelang Ramadan, Pemkab Kubu Raya Temukan Lonjakan Harga Bahan Pokok

18 Februari 2026 - 19:30 WIB

ANTARA News

Maman Abdurrahman Tegaskan Penjualan UMKM di Sumut dan Sumbar Kembali Normal

18 Februari 2026 - 15:00 WIB

ANTARA News
Trending di Ekonomi