BMKG Imbau Warga Sulawesi Utara Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Minggu Bank Indonesia: Efek ‘Low Base’ Jadi Pemicu Inflasi Tinggi Februari 2026 Pemkot Jakarta Utara Perkuat Upaya Tekan Penyebaran Rabies Lewat Vaksinasi Wamendagri Tekankan Musrenbang Otsus Papua Harus Selesai pada Maret 2026 Gubernur DKI Minta Jajaran Siaga Antisipasi Dampak Ketegangan AS-Iran Wakil Ketua DPR Ajak Warga Jaga Kerukunan Menjelang Lebaran

Dunia

IRGC Klaim Hancurkan Radar THAAD Amerika di Uni Emirat Arab

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Iran Klaim Menghancurkan Radar THAAD di UEA

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan dan menghancurkan sebuah radar pertahanan rudal yang dikaitkan dengan Amerika Serikat di wilayah Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan tersebut menegaskan bahwa sasaran adalah sistem radar yang digunakan dalam rangka pertahanan misil.

Pernyataan resmi dari IRGC

Dalam pernyataannya, IRGC menyampaikan bahwa operasi itu berhasil mengenai fasilitas radar pertahanan yang menurut klaim mereka terkait dengan sistem AS. Keterangan resmi organisasi tersebut menyebutkan lokasi di wilayah UEA sebagai tempat sasaran, tanpa merinci unsur teknis atau kronologi rinci dari tindakan yang diklaim.

Sifat klaim dan keterbatasan informasi

Klaim tersebut dilaporkan oleh IRGC sendiri. Pada saat laporan ini dibuat, detail lebih lanjut mengenai metode, waktu, maupun bukti pendukung dari klaim tersebut tidak disertakan dalam keterangan yang tersedia. Selain itu, pernyataan dari pihak lain terkait kejadian ini belum dipaparkan dalam informasi awal yang disampaikan IRGC.

Target yang disebut: radar pertahanan misil

IRGC menyebut sasaran sebagai radar pertahanan rudal yang dikaitkan dengan Amerika Serikat. Keterangan itu menempatkan peristiwa dalam konteks aset pertahanan misil, namun tidak memberikan uraian teknis mengenai tipe radar, tingkat kerusakan, atau dampak operasional jangka panjang.

Respons regional dan internasional

Dalam pernyataannya yang dipublikasikan IRGC, belum ada rincian mengenai tanggapan resmi dari otoritas UEA, Amerika Serikat, atau negara lain. Informasi mengenai langkah diplomatik, militer, atau penyelidikan lebih lanjut tidak disampaikan bersama klaim tersebut.

Signifikansi klaim

Pernyataan mengenai penghancuran fasilitas yang dikaitkan dengan pertahanan misil memiliki implikasi pada hubungan keamanan regional. Namun, tanpa rincian tambahan dan verifikasi dari sumber independen, sulit untuk menilai dampak operasional atau politik secara akurat berdasarkan klaim tunggal yang dirilis oleh satu pihak.

Kondisi pelaporan dan langkah selanjutnya

Berita ini didasarkan pada pernyataan IRGC. Untuk memahami kondisi sebenarnya di lapangan, diperlukan informasi tambahan dari pihak-pihak terkait dan konfirmasi independen. Perkembangan lebih lanjut, apabila tersedia, dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai waktu, metode, dan konsekuensi dari klaim tersebut.

Gambar terkait berita ini dapat dilihat pada sumber resmi yang memuat laporan awal.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur DKI Minta Jajaran Siaga Antisipasi Dampak Ketegangan AS-Iran

2 Maret 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

IRGC Nyatakan Tujuh Komandan Senior Iran Tewas Akibat Serangan Gabungan AS-Israel

2 Maret 2026 - 08:30 WIB

ANTARA News

Imigrasi Tingkatkan Siaga di Bandara Menyusul Penutupan Ruang Udara Pascakonflik Timur Tengah

1 Maret 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Trump Umumkan Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, ANTARA Laporkan Pernyataan

1 Maret 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

IRGC Umumkan Dimulainya Operasi ‘Paling Brutal’ Setelah Syahidnya Khamenei

1 Maret 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia