BMKG Imbau Warga Sulawesi Utara Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Hingga Minggu Bank Indonesia: Efek ‘Low Base’ Jadi Pemicu Inflasi Tinggi Februari 2026 Pemkot Jakarta Utara Perkuat Upaya Tekan Penyebaran Rabies Lewat Vaksinasi Wamendagri Tekankan Musrenbang Otsus Papua Harus Selesai pada Maret 2026 Gubernur DKI Minta Jajaran Siaga Antisipasi Dampak Ketegangan AS-Iran Wakil Ketua DPR Ajak Warga Jaga Kerukunan Menjelang Lebaran

Dunia

IRGC Nyatakan Tujuh Komandan Senior Iran Tewas Akibat Serangan Gabungan AS-Israel

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

IRGC Klaim Tujuh Komandan Senior Iran Tewas

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pada Minggu (1/3) bahwa tujuh komandan militer senior Iran tewas akibat sebuah serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan resmi dari IRGC menyampaikan angka korban tersebut sebagai akibat dari serangan yang dilaporkan.

Pengumuman resmi

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan bahwa sejumlah pemimpin militernya mengalami korban jiwa. Informasi yang disampaikan oleh korps tersebut menyoroti dampak fatal dari serangan yang disebut-sebut melibatkan dua negara. Pernyataan itu menjadi sumber utama laporan awal mengenai kejadian ini.

Respons dan konteks

Pernyataan IRGC ini menambah perkembangan terbaru dalam dinamika ketegangan di kawasan yang selama ini memicu perhatian internasional. Klaim mengenai keterlibatan Amerika Serikat dan Israel dalam serangan yang menewaskan komandan-komandan senior Iran menjadi sorotan berbagai pihak, khususnya karena menyangkut figur-figur militer berpengaruh.

Informasi yang tersedia

Hingga pernyataan tersebut dirilis, aspek-aspek lain terkait insiden — seperti identitas individu yang tewas, lokasi kejadian secara spesifik, serta kronologi lengkap peristiwa — belum dijabarkan secara rinci dalam kutipan resmi yang diumumkan IRGC. Laporan awal ini belum memuat konfirmasi independen dari pihak luar mengenai klaim tersebut.

Perkembangan selanjutnya

Kejadian dengan implikasi serius seperti ini biasanya akan diikuti pernyataan lanjutan, baik dari pihak yang mengklaim bertanggung jawab maupun dari otoritas internasional dan media independen. Pengumuman IRGC menjadi titik acuan untuk pemantauan lebih lanjut oleh pengamat regional dan internasional.

Berita ini berasal dari pernyataan resmi IRGC yang dirilis pada Minggu (1/3) dan disiarkan melalui media. Informasi lebih lanjut dan verifikasi lanjutan dari sumber-sumber independen masih dinantikan untuk melengkapi gambaran peristiwa secara menyeluruh.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur DKI Minta Jajaran Siaga Antisipasi Dampak Ketegangan AS-Iran

2 Maret 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News

IRGC Klaim Hancurkan Radar THAAD Amerika di Uni Emirat Arab

2 Maret 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Imigrasi Tingkatkan Siaga di Bandara Menyusul Penutupan Ruang Udara Pascakonflik Timur Tengah

1 Maret 2026 - 21:00 WIB

ANTARA News

Trump Umumkan Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, ANTARA Laporkan Pernyataan

1 Maret 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

IRGC Umumkan Dimulainya Operasi ‘Paling Brutal’ Setelah Syahidnya Khamenei

1 Maret 2026 - 10:30 WIB

ANTARA News
Trending di Dunia