Menhub: DIY Masuk Empat Besar Tujuan Libur Lebaran, Proyeksi 8,2 Juta Pergerakan Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Divonis Penjara Seumur Hidup Genesis Masuki Tahap Konsultasi Pelanggan, Siap Memasuki Pasar Otomotif Indonesia Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik Bubur Peca’ dan Amparan Tatak: Dua Takjil Samarinda yang Diakui sebagai Warisan Budaya Nasional Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana BoP, RI Minta Solusi Nyata untuk Kemerdekaan Palestina

Politik

Komisi IX Minta Kemenkes Jaga Kesiapan Layanan Kesehatan Selama Ramadhan

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

DPR Tekankan Pentingnya Layanan Kesehatan yang Optimal di Bulan Ramadhan

Anggota Komisi IX DPR RI Achmad Ru’yat mengimbau Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan bahwa layanan kesehatan berjalan secara optimal selama bulan Ramadhan. Permintaan ini disampaikan sebagai upaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan medis yang memadai pada periode yang penuh aktivitas keagamaan tersebut.

Menurut Achmad, kesiapan sektor kesehatan menjadi hal penting agar masyarakat tidak mengalami gangguan pelayanan pada saat kebutuhan medis tetap ada. Dia menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai fasilitas kesehatan dan pihak terkait untuk menjaga kontinuitas layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Fokus pada Ketersediaan dan Kualitas Pelayanan

Permintaan Komisi IX tersebut menyoroti aspek ketersediaan layanan, termasuk kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan. Penyediaan layanan yang optimal dirasa perlu agar respons terhadap kondisi darurat maupun kebutuhan rutin tetap dapat dilayani dengan baik, tanpa menimbulkan hambatan bagi pasien.

Dalam konteks ini, Achmad mendorong agar Kemenkes melakukan pemantauan dan memastikan standar pelayanan tetap terjaga. Hal ini mencakup upaya untuk meminimalkan gangguan operasional pada fasilitas kesehatan sehingga pelayanan masyarakat tidak terganggu selama bulan suci.

Pentingnya Koordinasi Antar Pemangku Kepentingan

Permintaan dari anggota DPR itu juga mencerminkan pentingnya sinergi antar institusi terkait layanan publik. Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyedia layanan kesehatan diharapkan dapat menjamin keterpaduan langkah-langkah operasional yang diperlukan sepanjang Ramadhan.

Dengan kerja sama yang terkoordinasi, diharapkan potensi hambatan dalam penyelenggaraan layanan kesehatan dapat diminimalkan. Komunikasi dan pemantauan menjadi aspek pendukung agar strategi penanganan kebutuhan kesehatan masyarakat selama bulan tersebut dapat berjalan efektif.

Harapan Terhadap Respons Pemerintah

Imbauan Komisi IX kepada Kemenkes ini sekaligus menjadi pengingat mengenai tanggung jawab penyelenggara layanan kesehatan untuk menjaga akses dan kualitas pelayanan. Harapan utamanya adalah agar masyarakat dapat menerima layanan kesehatan yang aman, tepat waktu, dan berkualitas selama masa Ramadhan.

Upaya menjaga pelayanan kesehatan optimal di bulan Ramadhan dinilai penting mengingat karakteristik waktu yang berbeda dan kebutuhan masyarakat yang tetap muncul. Oleh karenanya, perhatian terhadap kesiapan institusi kesehatan menjadi bagian dari upaya perlindungan kesehatan publik.

Foto terkait artikel ini menunjukkan suasana terkait pemberitaan dan menjadi ilustrasi kebutuhan akan perhatian terus menerus terhadap layanan publik, termasuk layanan kesehatan di momen-momen khusus seperti Ramadhan.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Profesor Aditya Perdana Ajukan Empat Agenda Utama untuk Reformasi Politik

19 Februari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

Prabowo Ajak Pengusaha AS Jadi Mitra dalam Percepatan Industrialisasi Indonesia

19 Februari 2026 - 16:00 WIB

ANTARA News

Presiden Prabowo Tunjuk Prihati Pujowaskito sebagai Dirut BPJS Kesehatan Periode 2026–2031

19 Februari 2026 - 15:30 WIB

ANTARA News

Ketua DPR: Dinamika Global Awal 2026 Memerlukan Diplomasi yang Lebih Efektif

19 Februari 2026 - 12:30 WIB

ANTARA News

MKD: Proses Pencalonan Adies sebagai Hakim MK Tidak Menemukan Pelanggaran Etik

18 Februari 2026 - 16:30 WIB

ANTARA News
Trending di Politik