Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa seorang auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turut serta dalam perjalanan ke Arab Saudi dalam rangka penyidikan kasus haji. Keterlibatan auditor BPK tersebut menunjukkan kerja sama lintas lembaga dalam mengusut tuntas perkara yang berkaitan dengan pengelolaan haji.
KPK menegaskan pentingnya peran auditor BPK untuk memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan anggaran haji. Dengan dukungan audit yang independen, penyidikan yang dilakukan di Arab Saudi dapat berjalan lebih efektif dan berimbang, sehingga memudahkan KPK dalam mengevaluasi bukti dan data yang relevan dalam kasus tersebut.
Kegiatan di lapangan yang melibatkan auditor BPK diharapkan dapat memperkuat bukti-bukti yang dikumpulkan, serta memberikan gambaran jelas mengenai praktik pengelolaan keuangan yang sedang diselidiki. Langkah ini pun mencerminkan upaya intensif KPK untuk memberantas korupsi, khususnya dalam pengelolaan dana publik yang sangat vital seperti dana haji.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut hak dan kepentingan jemaah haji, dimana penggunaan dana harus dipastikan dilakukan secara tepat dan bertanggung jawab. Keikutsertaan auditor BPK dalam penyidikan di Arab Saudi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan proses hukum yang transparan dan akuntabel.
Foto: ANTARA News






