Ritual Pencucian Sebagai Penyucian Menjelang Imlek
Warga keturunan Tionghoa di Kampung Kerukunan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melaksanakan tradisi penyucian patung-patung dewa dan dewi di Vihara Hok Tek Bio. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan rohani dan simbolis menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577.
Di lingkungan vihara, umat secara bergotong-royong membersihkan arca-arca suci. Aktivitas tersebut mencakup pencucian dan pembersihan ornamen yang melambangkan rasa hormat serta niat untuk menyambut tahun baru dengan keadaan batin dan tempat ibadah yang suci.
Makna dan Suasana Kegiatan
Tradisi pencucian patung bukan hanya tindakan fisik membersihkan benda-benda suci, melainkan juga dimaknai sebagai upaya penyucian diri dan pembaruan spiritual. Pelaksanaan ritual ini umumnya berlangsung dengan penuh kehikmatan, diiringi tata cara yang diwariskan turun-temurun dalam komunitas lokal.
Suasana di vihara menjadi lebih khidmat saat para pemeluk agama berkumpul untuk melaksanakan prosesi. Kegiatan ini menegaskan ikatan komunitas dan menjaga kelestarian praktik kebudayaan yang menjadi bagian dari identitas umat keturunan Tionghoa di daerah tersebut.
Peran Vihara dalam Menjaga Tradisi
Vihara Hok Tek Bio berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan bagi warga setempat. Selain menjadi tempat pelaksanaan upacara, vihara juga menjadi lokasi berkumpulnya generasi yang saling berbagi pengetahuan tentang tata cara ibadah dan nilai-nilai tradisional.
Kegiatan pencucian patung-dewa ini mencerminkan komitmen komunitas untuk mempertahankan tradisi turun-temurun serta melibatkan anggota lintas usia agar warisan budaya tetap hidup dan relevan untuk masa kini.
Simbol Pembaruan Menyambut Tahun Baru
Secara simbolis, ritual penyucian di vihara merupakan bentuk persiapan menyambut tahun baru secara spiritual. Dengan membersihkan arca-arca suci, umat berharap memasuki tahun yang baru dalam kondisi yang lebih bersih secara lahir dan batin, serta mendapatkan berkah dan keberuntungan.
Kegiatan tradisional seperti ini juga memperlihatkan keragaman budaya di tengah kehidupan masyarakat di Kabupaten Ciamis, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan saling menghormati antarwarga.
Foto: Warga keturunan Tionghoa mencuci patung dewa-dewi di Vihara Hok Tek Bio, Kampung Kerukunan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Foto: ANTARA News






