BPBD Jatim Cepat Perbaiki Peralatan Early Warning System Pasca Banjir BPJS Ketenagakerjaan Dorong Seluruh Mitra Ojol Manfaatkan Potongan Iuran DVI Polda Sulut Identifikasi Tiga Korban Kebakaran di Panti Wreda Masalah Mata, Duet Marwan/Aisyah Dipastikan Absen dari Indonesia Masters 2026 Apkasindo: Perkuat Sektor Hulu Jadi Kunci Percepatan Hilirisasi Sawit BBKSDA Jawa Timur dan Mahasiswa Lakukan Pengamatan Burung Migrasi di Tulungagung

Hukum

Ditreskrimum Polda Metro Jaya Segera Tangani Kasus Penipuan WEDDING Organizer

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya akan segera menangani kasus penipuan yang diduga melibatkan sebuah Wedding Organizer (WO). Hal ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan proses penyelidikan atas laporan masyarakat terkait modus penipuan yang dilakukan oleh WO tersebut. Penanganan kasus ini menjadi prioritas agar mendapatkan kejelasan dan memberikan perlindungan hukum bagi para korban.

Kasus penipuan WO akhir-akhir ini kerap menjadi perhatian publik, karena melibatkan banyak korban yang mengeluarkan biaya besar untuk acara pernikahan mereka. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara transparan dan profesional.

Korban yang merasa dirugikan diimbau untuk segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian agar proses hukum bisa segera berjalan dan pelaku dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Pengedar Sabu dan Cartridge Vape Berisi Etomidate di Jakbar

13 Januari 2026 - 08:00 WIB

ANTARA News

Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Sela Terkait Kasus Korupsi Chromebook

12 Januari 2026 - 11:00 WIB

ANTARA News

KPK Tanggapi Kemungkinan Memanggil Pemda Maluku Utara dalam Kasus PT WP

11 Januari 2026 - 17:30 WIB

ANTARA News

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp6,38 Miliar dari Empat Tersangka dan Seorang Pegawai Pajak

11 Januari 2026 - 14:30 WIB

ANTARA News

Mentan Minta Kasus Penyelundupan Bawang Bombay di Semarang Diusut Secara Menyeluruh

10 Januari 2026 - 18:00 WIB

ANTARA News
Trending di Hukum