Dewan Serukan Akselerasi Peralihan ke Energi Bersih
ANTARA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai percepatan transisi menuju energi bersih merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak. Pernyataan ini muncul seiring dengan perhatian parlemen terhadap arah kebijakan energi nasional dan kebutuhan untuk menyesuaikan langkah-langkah strategis ke depan.
Bagi DPR, percepatan transisi tidak semata soal perubahan teknologi, melainkan juga berkaitan dengan kesiapan kebijakan, regulasi, dan kerangka institusional yang mendukung perubahan tersebut. Penilaian ini menempatkan isu energi bersih pada posisi penting dalam diskusi pembangunan nasional.
Fokus pada Kebijakan dan Kesiapan
DPR menekankan bahwa upaya transisi memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup aspek perencanaan, investasi, dan penataan regulasi. Peralihan menuju sumber energi yang lebih bersih menurut DPR harus disertai langkah-langkah yang memastikan keberlanjutan dan keterjangkauan pasokan energi bagi masyarakat.
Dalam konteks ini, DPR menggarisbawahi perlunya koordinasi antar-pihak yang terkait, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya agar proses transisi berjalan terarah dan efektif.
Peran Legislasi dan Pengawasan
Sebagai lembaga legislatif, DPR memandang perannya krusial dalam merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan transisi energi bersih. Tugas tersebut meliputi pembuatan undang-undang yang relevan, pengawasan pelaksanaan kebijakan, serta memastikan kebijakan yang dihasilkan responsif terhadap kebutuhan nasional.
Selain itu, DPR juga menilai pentingnya memastikan bahwa proses transisi berlangsung adil dan mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat yang terdampak perubahan struktural di sektor energi.
Pentingnya Pendekatan Terpadu
DPR menyoroti perlunya strategi terpadu yang melibatkan berbagai sektor untuk mengoptimalkan manfaat transisi energi. Pendekatan semacam ini dipandang perlu agar kebijakan yang dihasilkan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat dan sektor-sektor ekonomi yang bergantung pada energi.
Dalam upaya mempercepat transisi, DPR merekomendasikan agar langkah-langkah yang diambil memprioritaskan keberlanjutan jangka panjang, sekaligus mempertahankan ketersediaan energi yang stabil dan terjangkau selama masa peralihan.
Harapan terhadap Implementasi
Dengan menyatakan percepatan transisi energi bersih sebagai kebutuhan mendesak, DPR berharap agar berbagai pihak dapat meningkatkan komitmen dan sinergi dalam pelaksanaan kebijakan. Komitmen tersebut dinilai penting untuk menghadapi dinamika kebutuhan energi ke depan serta memastikan bahwa perubahan berlangsung efektif dan bertanggung jawab.
Pernyataan DPR ini menggarisbawahi perhatian parlemen terhadap arah kebijakan energi dan menempatkan tema transisi energi bersih sebagai salah satu agenda penting yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.
Sumber gambar: Antara
Foto: ANTARA News






