DPD RI Puji Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis oleh Pemkot Jambi Menteri PKP Pastikan Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Direalisasikan Tahun Ini Kementan Siapkan Rp148,53 Miliar untuk Rehabilitasi 10 Ribu Hektare Sawah Rusak Prof Zainal Arifin: Demokrasi dan Lembaga Independen Saling Memperkuat DPR Tekankan Kebutuhan Mendesak Percepatan Transisi ke Energi Bersih Menteri Agus Andrianto Dorong Ekspor Produk Hasil Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan

Politik

DPR Tekankan Kebutuhan Mendesak Percepatan Transisi ke Energi Bersih

badge-check


					ANTARA News Perbesar

ANTARA News

Dewan Serukan Akselerasi Peralihan ke Energi Bersih

ANTARA — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai percepatan transisi menuju energi bersih merupakan sebuah kebutuhan yang mendesak. Pernyataan ini muncul seiring dengan perhatian parlemen terhadap arah kebijakan energi nasional dan kebutuhan untuk menyesuaikan langkah-langkah strategis ke depan.

Bagi DPR, percepatan transisi tidak semata soal perubahan teknologi, melainkan juga berkaitan dengan kesiapan kebijakan, regulasi, dan kerangka institusional yang mendukung perubahan tersebut. Penilaian ini menempatkan isu energi bersih pada posisi penting dalam diskusi pembangunan nasional.

Fokus pada Kebijakan dan Kesiapan

DPR menekankan bahwa upaya transisi memerlukan pendekatan komprehensif yang mencakup aspek perencanaan, investasi, dan penataan regulasi. Peralihan menuju sumber energi yang lebih bersih menurut DPR harus disertai langkah-langkah yang memastikan keberlanjutan dan keterjangkauan pasokan energi bagi masyarakat.

Dalam konteks ini, DPR menggarisbawahi perlunya koordinasi antar-pihak yang terkait, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya agar proses transisi berjalan terarah dan efektif.

Peran Legislasi dan Pengawasan

Sebagai lembaga legislatif, DPR memandang perannya krusial dalam merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan transisi energi bersih. Tugas tersebut meliputi pembuatan undang-undang yang relevan, pengawasan pelaksanaan kebijakan, serta memastikan kebijakan yang dihasilkan responsif terhadap kebutuhan nasional.

Selain itu, DPR juga menilai pentingnya memastikan bahwa proses transisi berlangsung adil dan mempertimbangkan dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat yang terdampak perubahan struktural di sektor energi.

Pentingnya Pendekatan Terpadu

DPR menyoroti perlunya strategi terpadu yang melibatkan berbagai sektor untuk mengoptimalkan manfaat transisi energi. Pendekatan semacam ini dipandang perlu agar kebijakan yang dihasilkan mampu menjangkau semua lapisan masyarakat dan sektor-sektor ekonomi yang bergantung pada energi.

Dalam upaya mempercepat transisi, DPR merekomendasikan agar langkah-langkah yang diambil memprioritaskan keberlanjutan jangka panjang, sekaligus mempertahankan ketersediaan energi yang stabil dan terjangkau selama masa peralihan.

Harapan terhadap Implementasi

Dengan menyatakan percepatan transisi energi bersih sebagai kebutuhan mendesak, DPR berharap agar berbagai pihak dapat meningkatkan komitmen dan sinergi dalam pelaksanaan kebijakan. Komitmen tersebut dinilai penting untuk menghadapi dinamika kebutuhan energi ke depan serta memastikan bahwa perubahan berlangsung efektif dan bertanggung jawab.

Pernyataan DPR ini menggarisbawahi perhatian parlemen terhadap arah kebijakan energi dan menempatkan tema transisi energi bersih sebagai salah satu agenda penting yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Sumber gambar: Antara

Foto: ANTARA News

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Prof Zainal Arifin: Demokrasi dan Lembaga Independen Saling Memperkuat

15 Januari 2026 - 17:00 WIB

ANTARA News

Mendes Yandri Tegaskan Desa Sebagai Pelaku Utama Pembangunan Nasional

15 Januari 2026 - 11:30 WIB

ANTARA News

Istana: Prabowo Undang Guru Besar ke Istana, Juru Bicara Jelaskan Alasan

15 Januari 2026 - 10:00 WIB

ANTARA News

Prabowo Undang 1.200 Guru Besar Soshum, Dekan, dan Rektor ke Istana pada Kamis

15 Januari 2026 - 09:30 WIB

ANTARA News

Menlu Sugiono Jelaskan Strategi Diplomasi Indonesia di Tengah Situasi Global Terkini

14 Januari 2026 - 18:30 WIB

ANTARA News
Trending di Politik